
VOXPOPULI.CO.ID – Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., memberikan kuliah umum kepada civitas akademika Universitas Kuningan (Uniku), Jumat (2/10/2026).
Mengangkat tema “Security as the Main Foundation of Economic Growth”, kegiatan tersebut diikuti ratusan mahasiswa Uniku. Dalam paparannya, Kapolres menyoroti hubungan antara keamanan, stabilitas, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut Bellen, aktivitas ekonomi membutuhkan situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Kondisi keamanan yang terjaga, kata dia, dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, dunia usaha berkembang, investasi tumbuh, serta pembangunan berjalan secara berkelanjutan.
Kapolres Kuningan menekankan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian. Menurutnya, diperlukan keterlibatan berbagai elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pembangunan.
“Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dunia usaha, akademisi, media dan masyarakat,” ujar AKBP Bellen.

Ia juga mengajak mahasiswa untuk memahami persoalan keamanan secara lebih luas. Tantangan keamanan di era modern tidak lagi hanya berkaitan dengan tindak kejahatan konvensional.
Perkembangan teknologi, persoalan ekonomi dan sosial, hingga keamanan digital turut menjadi bagian dari tantangan yang perlu mendapat perhatian.
Karena itu, Bellen menilai generasi muda dan kalangan akademisi memiliki posisi strategis dalam melahirkan gagasan maupun solusi untuk menghadapi berbagai persoalan tersebut.
“Pertumbuhan ekonomi membutuhkan ekosistem yang aman. Karena itu, membangun keamanan pada akhirnya bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga menciptakan ruang yang memungkinkan masyarakat dan dunia usaha berkembang,” jelasnya.
Kuliah umum berlangsung secara interaktif. Para mahasiswa mendapatkan kesempatan menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi mengenai sejumlah isu, mulai dari keamanan, tantangan generasi muda, perkembangan teknologi hingga peran kepolisian dalam mendukung pembangunan.
Forum tersebut sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan antara aparat penegak hukum dengan kalangan akademisi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Polres Kuningan dan Universitas Kuningan, khususnya dalam membangun kolaborasi yang melibatkan perguruan tinggi dan kepolisian.
Selain kuliah umum, Universitas Kuningan dan Polres Kuningan juga melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) untuk memperkuat kerja sama kelembagaan.
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor Universitas Kuningan Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., selaku pihak pertama, didampingi Wakil Rektor III Prof. Agus Yadi Ismail, M.Si. dan Wakil Rektor IV Dr. H. Haris Budiman, M.H.
Dari pihak kepolisian, MoU ditandatangani oleh Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., selaku pihak kedua.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian, termasuk dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Rektor Uniku Dr. Anna Fitri Hindriana mengatakan, penandatanganan MoU merupakan bagian dari ikhtiar bersama untuk memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan kepolisian.
“Kegiatan MoU ini adalah ikhtiar bersama kami untuk bersinergi antara dunia pendidikan dan dunia kepolisian. Di mana kami memiliki cita-cita yang sama, yaitu menghasilkan generasi muda yang aman, cerdas, dan berkarakter,” tutur Anna.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Kabupaten Kuningan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut juga diharapkan semakin memperkuat posisi Uniku sebagai perguruan tinggi yang aktif bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan daerah.
“Dan akan menjadikan universitas kita sebagai universitas yang bisa berperan aktif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Kuningan,” pungkasnya.
Kuliah umum dan penandatanganan MoU tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kerja sama antara lingkungan akademik dan kepolisian, dengan perhatian pada pengembangan sumber daya manusia, keamanan, serta dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Kuningan. (Ugi)









Tinggalkan Balasan