KUNINGAN, (VOX) – Upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-54 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Kabupaten Kuningan menguatkan kembali pesan nasional tentang perlunya aparatur negara berada dalam mode siaga menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin kompleks. Pesan ini hadir seiring dicanangkannya gerakan “KORPRI Siaga” oleh Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, yang amanatnya dibacakan langsung oleh Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar.

Tahun ini, tema “Bersatu, Berdaulat, Bersama KORPRI, Dalam Mewujudkan Indonesia Maju” menjadi penanda bahwa upaya memperkuat birokrasi tidak hanya berhenti pada peningkatan kinerja, tetapi juga kesiapan menghadapi risiko sosial, ekonomi, hingga bencana alam. Gerakan “KORPRI Siaga” diperjelas lewat delapan tekad yang harus dijalankan seluruh ASN mulai dari memperkuat soliditas korps, menjaga netralitas, memperbaiki kompetensi, hingga memastikan pelayanan publik bergerak adaptif mengikuti perubahan zaman dan digitalisasi.

Bupati Dian menegaskan bahwa momentum HUT KORPRI harus menjadi titik penguatan etos baru ASN Kuningan. Ia mengapresiasi kontribusi perangkat daerah yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat. Menurutnya, KORPRI di tingkat daerah wajib menunjukkan kualitas layanan yang makin cepat dan akuntabel, sekaligus tetap menjaga integritas sebagai abdi negara.

Di sisi lain, Dewan Pengurus KORPRI Kabupaten Kuningan juga menyoroti pentingnya kehadiran ASN dalam isu-isu sosial. Serangkaian kegiatan digelar untuk memperluas manfaat peringatan HUT KORPRI, mulai dari ziarah pahlawan, santunan bagi ASN yang mengalami sakit menahun, hingga bantuan sosial melalui Satgas Baladhika yang turun memberikan pelayanan kesehatan dan santunan bagi anak yatim.

Dimensi lingkungan pun tidak ditinggalkan. Melalui Program Kali Bersih (Prokasih) di Sungai Surakatiga, warga dan komunitas peduli lingkungan dilibatkan untuk memastikan pengelolaan sumber daya air tetap terjaga. Bagi KORPRI, gerakan ini menjadi bagian dari tanggung jawab ASN untuk memperkuat ketahanan lingkungan dan mitigasi bencana.

Puncak acara peringatan tahun ini juga menjadi ruang apresiasi melalui KORPRI Award 2025, yang diberikan kepada ASN dan tokoh masyarakat yang menorehkan prestasi maupun kontribusi inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan kepada para pegiat sosial, pejabat pelayan publik, tenaga pendidik, hingga penyuluh pertanian yang berhasil menembus capaian provinsi maupun nasional. Deretan penerima penghargaan tersebut dinilai mewakili spirit perubahan di sektor pelayanan negara.

Di halaman Pemda Kuningan, upacara yang berlangsung khidmat itu turut dimeriahkan oleh atraksi seni bela diri Jagratara KORPRI berkolaborasi dengan Paguron Bima Suci dan Boxer. Setelahnya, pelayanan publik dibuka untuk masyarakat, mulai dari donor darah hingga pemeriksaan kesehatan gratis yang digelar oleh sejumlah Puskesmas. Layanan administrasi kependudukan juga disediakan sebagai upaya mendekatkan akses layanan negara ke masyarakat.

Rangkaian kegiatan HUT KORPRI ke-54 ini dihadiri Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan, para pejabat struktural, serta seluruh anggota KORPRI dari unit perangkat daerah dan kecamatan. Peringatan tahun ini menandai upaya bersama membangun ASN yang lebih sigap, profesional, dan mampu menjawab tuntutan publik yang semakin bergerak dinamis.***