KUNINGAN, (VOX) – Pemerintah Kabupaten Kuningan mengawali Ramadan 1447 Hijriah dengan semangat kebersamaan dan penguatan nilai spiritual. Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menghadiri pelaksanaan Tarawih pertama di Masjid Syiarul Islam, Rabu malam (18/02).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani, Sekda Kuningan U Kusmana, Wakapolres Kuningan, perwakilan Dandim 0615 Kuningan, ketua MUI Kuningan Pengurus Masjid Syiarul serta jamaah masjid.

Dalam sambutannya sebelum salat Tarawih dimulai, Dian menyampaikan rasa syukur karena masyarakat masih diberi kesempatan bertemu kembali dengan bulan suci Ramadan.

“Kita patut bersyukur karena Allah masih memberikan kesempatan kepada kita semua untuk merasakan kembali kemuliaan dan kehikmatan beribadah di bulan Ramadan,” ujar Dian.

Ia berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum peningkatan kualitas spiritual masyarakat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, bulan suci bukan hanya tentang ibadah personal, tetapi juga tentang penguatan tanggung jawab sosial.

“Ramadan harus menjadi pelatihan yang paripurna bagi kita semua, agar kita tidak hanya menjadi pribadi yang saleh secara individu, tetapi juga memiliki kesalehan sosial,” katanya.

Dian juga menyoroti persoalan kemiskinan yang masih dihadapi sebagian masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum berbagi dan memperkuat solidaritas.

“Masih banyak saudara kita yang menghadapi persoalan kemiskinan. Ramadan ini mari kita isi dengan kepedulian dan aksi nyata membantu sesama,” ucapnya.

Ia mendorong masyarakat untuk memakmurkan masjid dengan berbagai aktivitas keagamaan, mulai dari kajian, tadarus, hingga kegiatan sosial yang memberi dampak langsung.

“Mari kita manfaatkan Ramadan ini untuk memakmurkan masjid dan menyemarakkan dengan berbagai aktivitas keagamaan,” tuturnya.

Pada malam pertama tersebut, Masjid Syiarul Islam melaksanakan salat Tarawih sebanyak 23 rakaat dengan pembacaan satu juz Alquran setiap hari selama Tarawih Ramadhan.

Pemerintah daerah berharap suasana kebersamaan yang terbangun di awal Ramadan ini mampu menjadi energi kolektif untuk menghadirkan perubahan yang lebih baik di tengah masyarakat Kuningan.

“Semoga Ramadhan tahun ini membawa keberkahan dan perubahan positif bagi kita semua,” pungkas Dian.***