KUNINGAN, (VOX) — Sebuah rumah semi permanen milik warga Desa Kadugede, Kecamatan Kadugede, Kabupaten Kuningan terbakar pada Selasa siang. Rumah tersebut diketahui milik Ma Eroh (90), seorang ibu rumah tangga lanjut usia yang tinggal bersama anak dan cucunya di Dusun Manis RT 002 RW 001.Menurut laporan UPT Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Kuningan, peristiwa kebakaran itu pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WIB. Saksi mata sekaligus penghuni rumah, Sitiyasih (28), mengaku sedang berjualan di warung sejak pagi. Saat kejadian, suaminya Heri Arianto (38) tengah mengasuh anak di luar rumah, hingga tiba-tiba tetangga memberi tahu bahwa bagian dapur rumah sudah terbakar.

Puji (34), salah seorang tetangga, kemudian menghubungi call center Damkar Kuningan untuk meminta pertolongan. Tim Regu 2 Damkar dengan enam personel dan satu unit kendaraan KR4 segera meluncur ke lokasi pukul 13.40 WIB, tiba pada 13.50 WIB, dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 14.15 WIB.Pemadaman turut dibantu aparat desa Kadugede, Satpol PP, dan warga sekitar dengan peralatan seadanya. Dari hasil pemeriksaan di lokasi, api diduga kuat berasal dari kebocoran selang gas di ruang dapur, lalu merambat cepat ke dinding bilik bambu dan rangka atap rumah yang berbahan kayu.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun penghuni rumah sempat panik. Adapun kerugian material ditaksir mencapai Rp 5.160.000, meliputi kerusakan bangunan semi permanen seluas 8 meter persegi senilai Rp 4,16 juta, satu unit kompor Rp 800 ribu, serta perabotan rumah tangga Rp 200 ribu.

Damkar Kuningan juga memberikan edukasi kepada keluarga Ma Eroh, termasuk Sitiyasih, Heri Arianto, dan kedua anaknya Darda Stina Azalia (8) serta Erlita Asifa Salsabila (7), mengenai pentingnya memeriksa selang gas, regulator, serta instalasi listrik agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga.

Dalam catatan resmi, Damkar Kuningan kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap sumber api dari gas, listrik, maupun aktivitas pembakaran sampah. Warga juga diminta menyiapkan alat proteksi seperti APAR atau tandon air di lingkungan rumah, serta segera melapor ke call center Damkar Kuningan di (0232) 871113 atau 081322698881 jika terjadi kebakaran. Seluruh layanan pemadaman dipastikan gratis tanpa dipungut biaya.***