KUNINGAN, (VOX) – Warga Desa Luragunglandeuh, Kecamatan Luragung, Kabupaten Kuningan, digegerkan oleh penemuan mayat seorang pria di dalam rumahnya sendiri pada Jumat (27/3/2026) pagi.

Peristiwa bermula saat warga mencium bau menyengat sejak sekitar pukul 06.30 WIB. Bau tersebut awalnya diduga berasal dari bangkai hewan, namun kecurigaan muncul karena aroma semakin kuat dan tidak biasa.

Korban diketahui berinisial U (43), warga RT 02 RW 02 Dusun Manis, Desa Luragunglandeuh. Jenazah ditemukan di dalam rumahnya dalam kondisi sudah tergeletak kaku setelah warga bersama perangkat desa menelusuri sumber bau.

Kepala Desa Luragunglandeuh, Ruspandi, mengatakan laporan awal berasal dari masyarakat yang mencium bau tidak sedap di lingkungan sekitar.

“Awalnya warga mencium bau menyengat yang dikira bangkai hewan. Setelah ditelusuri, ternyata berasal dari rumah korban dan ditemukan sudah meninggal,” ujarnya.

Menurut Ruspandi, korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Orang tua korban masih berada di desa yang sama, namun tinggal di kios dan jarang pulang ke rumah.

Kondisi jenazah yang telah membusuk membuat warga tidak mampu melakukan evakuasi secara mandiri sehingga aparat terkait dilibatkan untuk penanganan lebih lanjut.

Hasil identifikasi awal dari tim Inafis Polres Kuningan menyebutkan korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar lima hari sebelum ditemukan.

“Dari hasil pemeriksaan awal, jenazah diperkirakan sudah meninggal kurang lebih lima hari,” kata petugas di lokasi.

Proses evakuasi melibatkan unsur kepolisian, TNI, tenaga kesehatan dari Puskesmas Luragung, serta perangkat kecamatan dan desa bersama warga setempat. Setelah proses identifikasi dan evakuasi selesai, almarhum langsung dikebumikan di Dusun Manis, Desa Luragunglandeuh.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan. Tidak ditemukan indikasi awal adanya tanda-tanda kekerasan, namun pemeriksaan lanjutan tetap dilakukan untuk memastikan penyebab kematian.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar dan mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, terutama bagi warga yang tinggal seorang diri agar kondisi darurat dapat segera diketahui.***