VOXPOPULI.CO.ID– Sebanyak 15 santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum, Desa Silebu, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, sempat mendapat penanganan medis di IGD RSUD Linggajati pada Jumat malam, 25 September 2026.

Kedatangan belasan santri tersebut sempat menimbulkan dugaan adanya keracunan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan medis, RSUD Linggajati memastikan tidak menemukan gejala yang mengarah pada keracunan.

Direktur Utama RSUD Linggajati, dr. Eva Maya, mengatakan seluruh santri yang mendapatkan penanganan medis tidak menunjukkan gejala khas keracunan.

“Dari 15 santri yang datang berobat ke RSUD Linggajati tidak ada satupun yang memiliki gejala-gejala keracunan,” ujar dr. Eva Maya, Jumat (25/9/2026).

Menurut dr. Eva Maya, keluhan yang paling banyak dialami para santri adalah demam, batuk dan pilek.

Berdasarkan pemeriksaan sementara, keluhan tersebut lebih mengarah pada gejala infeksi virus, bukan keracunan.

“Sebagian besar datang dengan keluhan gejala demam, batuk, pilek. Jadi lebih mengarah ke adanya gejala-gejala infeksi virus,” jelasnya.

Pihak RSUD Linggajati kemudian memberikan penanganan medis kepada seluruh santri. Kondisi mereka juga dipantau hingga menunjukkan perkembangan yang baik.

Setelah mendapatkan pengobatan, seluruh santri memberikan respons yang baik. Kondisi mereka berangsur membaik sehingga diperbolehkan kembali ke Pondok Pesantren Manbaul Ulum.

“Alhamdulillah dari 15 santri yang kami tangani, semuanya merespons baik. Demam sudah kita berikan pengobatan dan alhamdulillah santri sudah ada perbaikan dan kita nyatakan bisa untuk dipulangkan,” kata dr. Eva Maya.

Para santri yang diperbolehkan pulang juga diberikan obat untuk melanjutkan perawatan dan pemulihan di lingkungan pondok pesantren.

Kondisi para santri Pondok Pesantren Manbaul Ulum Silebu juga mendapat pemantauan langsung dari Kapolsek Pancalang, Ipda Lukman Hakim, pada Jumat malam.

Pemantauan dilakukan setelah sebelumnya 15 santri mendapat penanganan medis di IGD RSUD Linggajati.

Di tengah kondisi cuaca yang cukup ekstrem, dr. Eva Maya mengimbau masyarakat untuk menjaga daya tahan tubuh.

Masyarakat disarankan mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi kebutuhan cairan tubuh agar kondisi kesehatan tetap terjaga.

“Memang kita mengimbau untuk masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuhnya. Jangan lupa untuk mengonsumsi makanan yang bergizi, kemudian juga minum untuk kesehatan,” ujarnya.

Dengan hasil pemeriksaan tersebut, RSUD Linggajati menyatakan tidak menemukan gejala yang mengarah pada keracunan pada 15 santri yang mendapat penanganan medis.

Keluhan yang dominan dialami para santri berupa demam, batuk dan pilek. Berdasarkan pemeriksaan sementara, keluhan tersebut lebih mengarah pada gejala infeksi virus. (Ugi)