KUNINGAN, (VOX) – Hujan deras disertai angin kencang pada Selasa sore (4/11/2025) mengakibatkan bencana tanah longsor di wilayah Dusun Cisereh, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan. Berdasarkan laporan resmi Babinsa Koramil 1505/Ciwaru, Serka Much Jamaludin, terdapat tiga titik longsor yang menyebabkan satu rumah warga mengalami kerusakan cukup parah.

Longsor terjadi sekitar pukul 17.45 WIB setelah wilayah Ciwaru diguyur hujan lebat sejak pukul 15.30 WIB. Laporan pertama diterima oleh Koramil 1505/Ciwaru pada pukul 18.08 WIB.Babinsa bersama pemuda dan perangkat desa segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Menurut laporan lapangan, tiga titik longsor terjadi di lokasi berikut:

  1. Ruas jalan Desa Ciwaru menuju Dusun Cisereh, tertutup material longsor dengan tinggi sekitar 4,5 meter dan lebar 5 meter, sehingga akses jalan utama warga tertutup total.
  2. Belakang rumah Bapak Cecep (RT 001/RW 012 Dusun Cisereh) mengalami longsoran dengan tinggi 4 meter dan lebar 6,5 meter. Longsoran menabrak bagian dapur rumah hingga tembok roboh dan menimbun peralatan dapur. Kerugian ditaksir mencapai Rp20 juta.
  3. Disamping rumah Ibu Rodiah, material longsor mengenai rumah Bapak Juju, namun tidak menimbulkan kerusakan berarti, hanya menumpuk lumpur di sisi rumah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material cukup signifikan akibat runtuhnya dinding dapur rumah warga.

Akses jalan di Dusun Cisereh masih tertutup material tanah dan batu, sementara petugas bersama masyarakat terus melakukan pembersihan manual menggunakan peralatan seadanya. “Setelah menerima laporan dari warga, kami bersama masyarakat langsung ke lokasi untuk membantu evakuasi barang-barang yang masih bisa diselamatkan,” ujar Serka Much Jamaludin, Babinsa Desa Ciwaru.

Babinsa bersama perangkat desa, warga, dan piket Koramil melakukan pembersihan di lokasi dan membantu korban terdampak. Kondisi di lapangan dilaporkan aman dan kondusif, meski hujan masih berpotensi turun dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Kecamatan Ciwaru dan sekitarnya.

Pihak Koramil 1505/Ciwaru juga telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Kuningan untuk tindak lanjut pembersihan material dan pemetaan titik rawan longsor di wilayah tersebut.

Babinsa dan aparat desa mengimbau masyarakat yang tinggal di lereng dan tebing agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat jika melihat tanda-tanda pergerakan tanah atau retakan di sekitar pemukiman.

Data Kejadian Tanah Longsor Ciwaru Kuningan

Lokasi, Tinggi Longsor (m), Lebar (m), Dampak Korban

Jalan Desa Ciwaru – Dusun Cisereh, T 4,5, L 5 Jalan tertutup, Nihil

Belakang rumah Cecep (RT 001/012), T 4, L 6,5 Dapur roboh, kerugian ± Rp20 juta, Nihil

Samping rumah Juju,T 5, L 3, Material longsor menumpuk, Nihil

Hingga laporan ini diturunkan, upaya penanganan masih berlangsung. Situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan terkendali berkat kerja sama antara aparat TNI, perangkat desa, dan warga setempat.***