
KUNINGAN, (VOX) – Sebuah surat edaran dari PT Eternal Supply Service Group Organizer tentang kegiatan “Pendidikan Karakter Retreat bagi Kepala Desa se-Kabupaten Kuningan” beredar luas. Surat bernomor 003/HMK/RRT-ESSG/X/2025 itu ditujukan kepada seluruh kepala desa dengan tembusan ke Bupati, Kepala DPMD, dan Camat.
Namun, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kuningan, Dr. H. M. Budi Alimudin, M.Si., MH., menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah menerima surat resmi tersebut.
“Kami DPMD tahunya dari rekan media. Kami tidak menerima surat tembusan tersebut,” tegasnya saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2025).
Retreat Perlu Ditinjau Ulang
Budi Alimudin menjelaskan, rencana retreat kepala desa harus dikaji ulang. Ia menilai lebih baik desa mengutamakan program prioritas pelayanan masyarakat dan pembangunan.

“Retret kembali kepada desa, apakah diperlukan segera atau tidak. Kami mengimbau desa untuk mengutamakan kegiatan prioritas pelayanan pemerintahan dan pembangunan di desa,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini tidak ada pihak penyelenggara yang pernah berkomunikasi dengan DPMD mengenai rencana retreat tersebut.
“Sampai saat ini dari pihak manapun belum ada yang komunikasi ke kami,” ujarnya.
Menurutnya, pelayanan masyarakat lebih mendesak. Terlebih pada akhir tahun, kondisi keuangan desa sangat terbatas.
“Pelayanan masyarakat itu lebih prioritas, apalagi akhir tahun keuangan desa tidak memungkinkan,” kata Budi.
Budi Alimudin juga memastikan bahwa pada tahun 2026 mendatang, DPMD tidak mengagendakan pelaksanaan retreat kepala desa.
“DPMD tidak mengagendakan,” pungkasnya
Dalam surat edaran yang beredar, kegiatan retreat dijadwalkan pada 27–30 November 2025 di Kebun Raya Kuningan, Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan. Biaya partisipasi disebutkan Rp. 5.900.000 per orang. Peserta yang ditargetkan adalah seluruh kepala desa se-Kabupaten Kuningan dengan fasilitas pakaian lapangan, jaket, sepatu, dan perlengkapan lainnya.***












Tinggalkan Balasan