KUNINGAN, (VOX) – Euforia kemenangan Persib Bandung mengguncang Lapangan Pandapa Paramarta, Kabupaten Kuningan, Sabtu (23/5/2026) sore. Ribuan Bobotoh yang memadati lokasi nonton bareng larut dalam kegembiraan setelah Maung Bandung memastikan diri menjadi juara BRI Super League 2026.

Hasil imbang 0-0 melawan Persijap Jepara sudah cukup membawa Persib mempertahankan gelar sekaligus mencetak sejarah sebagai tim pertama yang mampu meraih gelar juara liga kasta tertinggi Indonesia tiga kali berturut-turut.

Nonton bareng yang digelar Pemerintah Kabupaten Kuningan berlangsung meriah sejak siang hari. Para Bobotoh dari berbagai wilayah datang mengenakan atribut biru khas Persib. Bendera, syal, hingga nyanyian dukungan terus menggema di area lapangan.

Acara nobar turut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn., Sekda Uu Kusmana, unsur Forkopimda, serta jajaran perangkat daerah lainnya. Mereka tampak berbaur bersama masyarakat menyaksikan pertandingan melalui layar videotron berukuran besar.

Sebelum pertandingan dimulai, Bupati Dian mengajak seluruh Bobotoh menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung.

“Hari ini kita bersatu dengan suara, dengan doa. Insyaallah hari ini Persib akan mencatat sejarah. Hat-trick tiga kali, sepakat?” ujar Dian disambut sorakan ribuan Bobotoh.

Ia juga menegaskan bahwa kecintaan terhadap Persib harus diwujudkan dengan sikap tertib dan damai.

“Kita tunjukkan Bobotoh pendukung Persib adalah pendukung yang tertib. Pendukung yang mencintai Persib dengan sepenuh hati, mencintai Kuningan dengan sepenuh hati, dengan menjadi penonton yang rapi, tertib, tidak anarkis,” katanya.

Meski hujan sempat turun mengguyur lokasi nobar, antusiasme masyarakat tidak surut. Para Bobotoh tetap bertahan sambil terus menyanyikan lagu-lagu dukungan untuk Persib Bandung.

Puncak kemeriahan terjadi saat wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Ribuan pendukung langsung bersorak, melompat, dan mengibarkan bendera Persib sebagai bentuk selebrasi kemenangan. Usai pertandingan, Bupati Dian kembali mengimbau masyarakat agar merayakan kemenangan secara aman dan tertib.

“Silakan bergembira. Ini kemenangan bersama. Jaga ketertiban, jangan merusak fasilitas negara maupun daerah, dan hormati orang lain,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian juga mengapresiasi dukungan sponsor yang membantu terselenggaranya kegiatan nobar tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah.

“Terima kasih BJB dan Bank Kuningan atas sponsornya. Kegiatan ini tanpa APBD,” ucapnya.

Selepas acara nobar, ribuan Bobotoh melakukan konvoi kemenangan di sejumlah ruas jalan Kota Kuningan. Bupati Dian bersama Sekda dan pihak sponsor turut ikut dalam iring-iringan tersebut.
Meski dipadati massa dan kendaraan, suasana perayaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga malam hari.***