KUNINGAN, (VOX) – KOTI Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan mengutuk keras dugaan tindakan penganiayaan dan pengeroyokan terhadap seorang anak di bawah umur yang terjadi usai kegiatan nonton bareng pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta.

Peristiwa tersebut disebut terjadi setelah kegiatan nobar berlangsung. Korban yang diketahui mengenakan jersey Persib diduga menjadi sasaran pengeroyokan oleh sejumlah oknum suporter yang baru selesai mengikuti nobar pertandingan.

Kejadian itu mendapat perhatian serius dari KOTI Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan. Organisasi tersebut menilai aksi kekerasan dalam dunia sepak bola tidak dapat dibenarkan, terlebih korbannya masih di bawah umur.

Komandan KOTI Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan, Asep Hermansyah, menegaskan bahwa pihaknya mengecam keras tindakan tersebut dan meminta seluruh pihak menahan diri agar situasi tetap kondusif.

“Kami mengecam keras tindakan kekerasan tersebut. KOTI Mahatidana akan selalu bersinergi dengan aparat penegak hukum untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Kabupaten Kuningan,” ujar Asep Hermansyah dalam keterangan resminya, Senin (11/5/2026).

Ia juga menegaskan bahwa rivalitas sepak bola seharusnya tidak berubah menjadi tindakan anarkis yang dapat merugikan masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurutnya, sportivitas dan persaudaraan antarsuporter harus tetap dijaga demi menciptakan suasana sepak bola yang aman dan damai. Ia mengimbau seluruh elemen masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh tindakan yang dapat memicu konflik.

KOTI Mahatidana MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Kuningan juga menyatakan siap membantu aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Kuningan.

Selain itu, organisasi tersebut meminta para suporter untuk lebih mengedepankan sikap dewasa dan menghindari aksi kekerasan yang dapat mencoreng dunia olahraga.

Kasus dugaan pengeroyokan terhadap remaja tersebut kini menjadi perhatian publik setelah korban dikabarkan mengalami sejumlah luka akibat insiden yang terjadi usai nobar pertandingan klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta.***