KUNINGAN,(VOX) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar secara resmi membuka Turnamen Catur Non Master Bupati Cup I Tahun 2026 yang digelar di GOR Ewangga, Kabupaten Kuningan, Sabtu (02/05/2026).

Pembukaan turnamen berlangsung meriah dengan diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra hingga Bali. Antusiasme tinggi peserta menjadi indikator kuat bahwa olahraga catur memiliki daya tarik luas di kalangan masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Dian menyampaikan bahwa catur bukan sekadar permainan, melainkan olahraga yang mengasah kemampuan berpikir, strategi, kesabaran, dan keberanian dalam mengambil keputusan.

“Hidup itu seperti bermain catur. Perlu strategi, kecermatan, dan keberanian mengambil langkah. Tanpa itu, kita tidak akan berkembang,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa turnamen ini menjadi ruang bagi para pecatur pemula untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan mereka. Ke depan, Pemerintah Kabupaten Kuningan berkomitmen untuk meningkatkan skala dan kualitas turnamen, termasuk membuka kategori master.

Lebih lanjut, Bupati berharap dari ajang ini akan lahir atlet-atlet catur potensial yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Kuningan di tingkat regional, nasional, hingga internasional.

Menurutnya, catur merupakan olahraga yang memiliki prestise tinggi dan telah mendunia. Bahkan, banyak pecatur yang mampu meraih kesuksesan karier melalui prestasi yang mereka capai.

“Seorang Grand Master pun memulai dari langkah awal. Tidak ada kesuksesan yang instan. Semua melalui proses, latihan, dan pengalaman bertanding,” tambahnya.

Bupati juga menugaskan jajaran terkait, termasuk Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata serta KONI Kabupaten Kuningan, untuk terus mendorong pembinaan atlet, khususnya di cabang olahraga catur.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Otong, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

Ia mengungkapkan bahwa peserta turnamen tidak hanya berasal dari wilayah lokal, tetapi juga dari berbagai provinsi, termasuk Denpasar (Bali) dan Balikpapan (Kalimantan Timur).

“Turnamen ini menjadi ajang positif bagi para pecatur, baik lokal maupun nasional, serta diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.

Turnamen Catur Non Master Bupati Cup I Tahun 2024 diharapkan menjadi agenda rutin tahunan yang mampu meningkatkan prestasi olahraga sekaligus memperkuat silaturahmi antar pecatur dari berbagai daerah.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Kuningan secara resmi membuka turnamen tersebut dan mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding.***