
KUNINGAN, (VOX) – Atmosfer panas jelang duel klasik antara Persebaya Surabaya kontra Persib Bandung tak hanya terasa di Surabaya. Di Kabupaten Kuningan, euforia juga menggema lewat agenda nonton bareng (nobar) yang digelar Viking Distrik Kuningan (VDK).
Laga yang akan berlangsung Senin (2/3/2026) di kandang Persebaya itu menjadi momentum bagi para Bobotoh di daerah untuk menunjukkan dukungan sekaligus kepedulian sosial. VDK memusatkan kegiatan nobar di Kedai Si Kinting, dikombinasikan dengan pembagian takjil dan buka bersama anggota serta koordinator wilayah (korwil).
Namun kali ini, sorotan bukan sekadar soal rivalitas di atas lapangan.
Ketua Viking Distrik Kuningan, Buddy Abuy, saat di wawancarai oleh wartawan vox melalui sambungan telepon,menegaskan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosial tahunan komunitas, bukan hanya ajang menyaksikan pertandingan.
“Ini salah satu agenda sosial yang dilakukan VDK. Selain melaksanakan kegiatan sosial, kami juga ingin menjalin kedekatan dengan semua korwil melalui bukber dan nobar bersama,” ujarnya, Minggu (1/3/2026).

Menurutnya, pembagian takjil memiliki makna lebih dalam, terutama di bulan Ramadan. Dukungan terhadap tim kebanggaan Jawa Barat tetap berjalan, tetapi nilai kebersamaan dan kepedulian menjadi prioritas.
“Bagi-bagi takjil bukan sekadar memberikan makan, tapi bentuk support kita kepada mereka yang sedang berpuasa. Ini sudah menjadi agenda rutin tiap tahun,” tambahnya.
Di tengah citra suporter yang kerap diidentikkan dengan fanatisme dan tensi tinggi, langkah VDK justru memperlihatkan sisi humanis komunitas sepak bola.
Secara teknis, laga tandang ke markas Persebaya diprediksi berjalan ketat. Bermain di hadapan ribuan Bonek tentu bukan perkara mudah bagi skuad Maung Bandung.
Buddy mengakui tim asuhan Persib harus tampil solid di semua lini jika ingin mencuri poin.
“Persib harus lebih solid di semua lini. Apalagi akan bermain di kandang Persebaya yang pasti mendapat dukungan penuh dari Bonek. Mereka juga sedang percaya diri setelah menang melawan PSM di kandang,” ungkapnya.
Meski demikian, ia menilai kondisi Persib saat ini lebih fokus di kompetisi liga setelah tersingkir dari ajang internasional saat menghadapi Ratchaburi. Kemenangan atas Madura FC disebut menjadi modal penting untuk menjaga mental bertanding.
“Sekarang Persib sepenuhnya fokus di liga. Setelah menang melawan Madura, itu jadi modal bagus untuk menghadapi Persebaya,” katanya.
VDK berharap Persib mampu membawa pulang tiga poin demi menjaga posisi di puncak klasemen hingga akhir musim.
“Harapannya Persib bisa pulang membawa poin penuh untuk menjaga posisi pemuncak klasemen sampai akhir musim dan kembali menjadi juara. Hatrick’eun,” tegas Buddy optimistis.
Untuk prediksi skor, ia cukup percaya diri.
“Prediksi saya Persebaya 0 – 2 Persib. Gol dari Ramond dan Uilliam,” pungkasnya.
Di balik laga panas Persebaya vs Persib, ada pesan yang lebih luas. Komunitas suporter seperti Viking Distrik Kuningan menunjukkan bahwa sepak bola tak hanya soal rivalitas dan kemenangan, tetapi juga ruang membangun solidaritas sosial.
Di bulan Ramadan, nobar menjadi medium silaturahmi. Takjil menjadi simbol berbagi. Bukber menjadi ruang konsolidasi komunitas.
Dari Kuningan, dukungan untuk Maung Bandung tidak hanya terdengar lewat yel-yel, tetapi juga terasa melalui aksi nyata di tengah masyarakat.***












Tinggalkan Balasan