VOXPOPULI.CO.ID – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan) menggelar Masta Prodi PGSD 2026 pada 25–26 September 2026 di Buper Tenjo Laut. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian penyambutan sekaligus pengenalan lingkungan akademik bagi mahasiswa baru PGSD.

Mengusung tema “Bersama dalam Perbedaan, Tumbuh dalam Kekeluargaan”, Masta Prodi PGSD 2026 tidak hanya diarahkan untuk membangun kebersamaan antarmahasiswa, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat identitas dan lingkungan akademik PGSD.

Kepala Program Studi PGSD UM Kuningan, Agus Saeful Anwar, M.Pd., mengatakan Masta menjadi kesempatan awal bagi mahasiswa baru untuk memahami lebih jauh mengenai program studi yang akan menjadi lingkungan mereka selama menjalani pendidikan tinggi.

“MASTA menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat PGSD, termasuk visi, budaya akademik, dan lingkungan belajarnya,” ujar Agus pada vox, Senin (28/09).

Menurutnya, pengenalan tersebut penting agar mahasiswa tidak hanya memahami PGSD dari sisi akademik, tetapi juga mengetahui arah pendidikan yang hendak dibangun selama proses perkuliahan.

Agus menegaskan, PGSD tidak hanya berorientasi pada kemampuan mahasiswa untuk menjadi seorang guru. Lebih dari itu, mahasiswa dipersiapkan menjadi pendidik yang mampu menghadapi perubahan dan kebutuhan pendidikan di masa mendatang.

“Kami ingin sejak awal mahasiswa memahami bahwa PGSD tidak hanya menyiapkan mereka menjadi guru, tetapi juga pendidik yang kreatif dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” katanya.

Ia berharap mahasiswa baru dapat memanfaatkan masa perkuliahan untuk terus mengembangkan kemampuan, baik dalam aspek akademik maupun karakter.

“Harapannya, mahasiswa dapat menjalani proses perkuliahan dengan aktif, terus belajar, dan membangun karakter sebagai calon guru yang berintegritas serta mampu memberikan manfaat bagi peserta didik dan masyarakat,” tutur Agus.

Pelaksanaan Masta di Buper Tenjo Laut memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk berinteraksi dalam suasana yang berbeda dari lingkungan perkuliahan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk membangun kedekatan dan rasa kekeluargaan di antara mahasiswa baru.

Tema “Bersama dalam Perbedaan, Tumbuh dalam Kekeluargaan” menjadi bagian penting dalam membangun semangat kebersamaan di lingkungan PGSD UM Kuningan. Mahasiswa baru berasal dari latar belakang yang beragam, namun memiliki ruang yang sama untuk belajar, berkembang, dan membangun relasi selama menjalani kehidupan akademik.

Melalui Masta Prodi PGSD 2026, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya mengenal lingkungan program studi, tetapi juga memahami tanggung jawab sebagai calon pendidik. Proses tersebut menjadi langkah awal untuk membentuk mahasiswa yang aktif belajar, memiliki karakter, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan dunia pendidikan.***