
JAKARTA (VOX) – Jay Noah Idzes sukses meraih penghargaan PT Freeport Indonesia Men’s Player of The Year dalam ajang PSSI Awards 2026 yang digelar di Studio 6 Emtek City, Jakarta, Sabtu (28/3/2026) malam. Ia unggul telak dengan perolehan 58,70 persen suara.
Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi performa Idzes sebagai salah satu pilar penting Tim Nasional Indonesia dalam dua tahun terakhir.
Dalam sambutannya, Idzes menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir beserta seluruh jajaran yang dinilai telah bekerja keras, termasuk di balik layar.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Pak Erick Thohir dan seluruh tim PSSI yang telah mengatur segalanya dengan sangat baik. Banyak yang tidak melihat kerja keras itu, tapi saya sangat menghargainya,” ujarnya.
Tak hanya itu, pemain berusia 25 tahun tersebut juga menegaskan bahwa dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam perjalanan kariernya hingga meraih penghargaan bergengsi ini.

“Tanpa keluarga, saya tidak akan berada di posisi ini hari ini. Saya sangat bersyukur,” ucapnya.
Idzes juga mendedikasikan penghargaan ini kepada rekan setim dan staf pelatih Timnas Indonesia yang terus bekerja keras membangun kekuatan tim.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk rekan-rekan setim dan staf yang selalu memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” pungkasnya.
Pemain yang kini membela US Sassuolo Calcio tersebut memulai debutnya bersama Timnas Indonesia pada 21 Maret 2024 saat menghadapi Vietnam dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga itu berakhir dengan kemenangan tipis 1-0.
Lima hari kemudian, Idzes mencetak gol perdananya saat Indonesia menang 3-0 atas lawan yang sama.
Sejak saat itu, ia menjadi andalan di lini belakang sekaligus dipercaya sebagai kapten tim. Kepemimpinannya turut membawa Indonesia melaju ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia capaian yang menjadi tonggak penting dalam sejarah sepak bola nasional.
Terpilihnya Idzes sebagai pemain terbaik tahun ini sekaligus mencerminkan meningkatnya performa Timnas Indonesia di kancah internasional. Stabilitas lini belakang dan kepemimpinan di lapangan menjadi nilai lebih yang membuatnya unggul dalam perolehan suara.***









Tinggalkan Balasan