VOXPOPULI.CO.ID— Pemerintah Kabupaten Kuningan terus memperkuat pelayanan bagi masyarakat lanjut usia (lansia) melalui program BUMELA (Bupati Melayani Lansia). Program ini dilakukan dengan pendekatan jemput bola, yakni mendatangi langsung lansia di wilayah pedesaan untuk memastikan kebutuhan sosial dan kesehatan mereka mendapat perhatian.

Kali ini, program BUMELA menyasar sejumlah lansia di Desa Pancalang, Kabupaten Kuningan. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah daerah menggandeng sejumlah instansi, mulai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Dinas Sosial, BAZNAS, RSUD Linggajati, hingga Puskesmas Pancalang.

Pelayanan dilakukan dengan menyisir sejumlah titik untuk menemui lansia secara langsung. Tim melihat kondisi sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masing-masing lansia agar bantuan dan pelayanan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah bentuk pelayanan diberikan kepada lansia, di antaranya bantuan sembako, dukungan untuk rumah tidak layak huni (rutilahu), serta pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Pendekatan langsung ini dinilai penting karena tidak semua lansia memiliki kemampuan atau akses yang mudah untuk mendatangi fasilitas pelayanan pemerintah maupun fasilitas kesehatan.

Selain pemeriksaan kesehatan di lokasi, lansia yang membutuhkan penanganan lebih lanjut juga mendapatkan tindak lanjut medis. Salah seorang lansia bahkan dibawa langsung ke RSUD Linggajati untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan yang lebih komprehensif.

Langkah tersebut menunjukkan adanya keterhubungan antara pelayanan sosial dan pelayanan kesehatan dalam pelaksanaan program BUMELA.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., yang diwakili Bunda Ela bersama rombongan, turut melakukan penyisiran ke sejumlah titik untuk menemui para lansia.

Kehadiran pemerintah secara langsung menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan publik dapat menjangkau masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke kantor pemerintahan maupun fasilitas pelayanan.

Melalui pola jemput bola, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga dapat melihat secara langsung kondisi kehidupan lansia dan kebutuhan yang mereka hadapi.

Direktur RSUD Linggajati, Dr. Eva, menegaskan bahwa pihak rumah sakit siap mendukung pelaksanaan program BUMELA, khususnya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat lanjut usia.

“Insya Allah RSUD Linggajati selalu mendukung program-program Pak Bupati, salah satunya adalah program BUMELA, Bupati Melayani Lansia. Ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita semua, termasuk kami dari RSUD Linggajati, terutama dari bidang kesehatan. Insya Allah kita siap mendukung dan ikut terjun langsung ke lapangan bersama Pak Bupati maupun Bunda Ela,” ujar Dr. Eva.

Menurut Dr. Eva, perhatian terhadap lansia merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pelayanan kepada kelompok lanjut usia perlu dilakukan secara bersama-sama, termasuk dengan memastikan mereka mendapatkan akses kesehatan ketika membutuhkan.

“Artinya, tidak boleh kita biarkan lansia menderita sendirian. Jadi kita harus hadir bersama-sama untuk bisa mendukung dan juga melayani mereka,” tambahnya.

Pelaksanaan BUMELA di Desa Pancalang melibatkan berbagai unsur, baik pemerintah daerah, pemerintah desa, lembaga sosial, maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Sinergi tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam memastikan kebutuhan lansia dapat ditangani secara menyeluruh. Kebutuhan yang ditemukan di lapangan dapat berupa kebutuhan bantuan sosial, kondisi tempat tinggal, hingga persoalan kesehatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut.

Dengan pendekatan jemput bola, pemerintah dapat memperoleh gambaran langsung mengenai kondisi penerima manfaat. Selanjutnya, bantuan maupun pelayanan dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masing-masing lansia.

Program BUMELA di Desa Pancalang sekaligus memperlihatkan upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, terutama bagi lansia yang memiliki keterbatasan dalam mengakses layanan secara mandiri.

Kehadiran RSUD Linggajati dalam kegiatan tersebut memperkuat sisi pelayanan kesehatan, sehingga lansia yang membutuhkan pemeriksaan maupun penanganan medis lebih lanjut dapat segera mendapatkan tindak lanjut.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, perangkat desa, Dinas Sosial, DPMD, BAZNAS, RSUD Linggajati, Puskesmas Pancalang, dan pihak terkait lainnya, pelayanan terhadap lansia diharapkan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan sesuai kebutuhan di lapangan. (Ugi)