
KUNINGAN, (VOX) – Senyum bahagia tampak dari wajah warga saat menyaksikan alat berat mulai bekerja di ruas Jalan Japara–Cikeleng menuju Koreak. Jalan yang selama bertahun-tahun dikeluhkan karena kondisinya rusak kini mulai direkonstruksi dan diharapkan menjadi akses yang nyaman bagi masyarakat.
Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, turun langsung meninjau pelaksanaan pekerjaan di depan Masjid Jami Darussalam, Desa Cikeleng, Kecamatan Japara, Senin (01/06). Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Kepala Dinas PUTR dan jajaran teknis untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai perencanaan.
Saat berdialog dengan Kadis PUTR, Putu Bagiasna dan Kabid Bina Marga, Teddy Sukmajayadi, Bupati menanyakan secara rinci spesifikasi konstruksi jalan yang sedang dikerjakan. Dari penjelasan petugas diketahui pekerjaan dilakukan dengan dua lapis konstruksi, terdiri dari lapisan bawah setebal enam sentimeter dan lapisan atas empat sentimeter, sehingga total ketebalan mencapai 10 sentimeter.
“Jadi 8 sentinya?” tanya Bupati.
“10, Pak. Enam sama empat,” jawab Kabid Teddy.
Mendengar penjelasan tersebut, Bupati menilai kualitas pekerjaan yang dilakukan cukup baik dan memiliki ketebalan yang memadai.
Dalam keterangannya, Bupati mengatakan peninjauan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menepati janji perbaikan infrastruktur yang sebelumnya telah disampaikan kepada masyarakat.

“Ya ini, sesuai dengan apa yang pernah saya sampaikan. Hari ini saya dengan Pak Kadis PUTR dan Pak Kabid menunaikan janji yang telah kita sampaikan beberapa bulan yang lalu,” ujarnya.
Menurutnya, ruas jalan yang diperbaiki merupakan jalur vital yang telah lama mengalami kerusakan dan menjadi keluhan warga. Proyek rekonstruksi tersebut membentang dari Japara, Cikeleng hingga Koreak dengan panjang hampir lima kilometer.
“Hari ini saya meninjau perbaikan ruas jalan yang memang sudah tahunan ini rusak. Ini antara Japara-Cikeleng sampai Koreak. Ini kurang lebih 5 kilometer. Hari ini kita mulai pelaksanaan perbaikannya. Rekonstruksi mungkin ini ya,” kata Bupati.
Ia menjelaskan, pada tahap awal pekerjaan dilakukan uji coba atau trial untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan sebelum dilanjutkan secara menyeluruh pada seluruh ruas jalan yang direncanakan.
“Jadi tahap pertama ini kita trial dulu. Setelah nanti diketahui trial-nya beres, mungkin baru kita ratakan sampai ketebalan yang ditentukan. Ini kualitasnya sangat bagus, saya kira dari tahun-tahun yang sudah ada, ini mungkin yang paling bagus,” ungkapnya.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan pembangunan infrastruktur yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Kuningan.
“Terima kasih Pak Presiden, terima kasih Pemerintah Pusat. Ini hasil doa, kerja sama dan lobi-lobi kita ke pusat juga. Mudah-mudahan kita terus berupaya mensiasati dengan keterbatasan APBD yang kita punya, kita tidak berputus asa,” tuturnya.
Menurutnya, jalan sepanjang hampir lima kilometer yang melintasi lima desa tersebut diharapkan dapat meningkatkan mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.
Kehadiran Bupati di lokasi mendapat sambutan hangat dari warga. Sejumlah ibu-ibu yang ditemui di sekitar permukiman mengaku bersyukur karena jalan yang selama ini rusak akhirnya diperbaiki.
“Alhamdulillah, jalanna ayeuna mulus, rapih,” ujar salah seorang warga.
Saat ditanya sudah berapa lama menunggu perbaikan jalan tersebut, warga menjawab bahwa kerusakan telah berlangsung cukup lama.
“Tos lami, lami pisan. Hatur nuhun pisan, sing sehat, Bapak sing salamet, panjang umur,” ucap warga kepada Bupati.
Ucapan terima kasih terus mengalir dari masyarakat yang menilai perbaikan jalan tersebut menjadi jawaban atas harapan yang selama ini mereka sampaikan.
“Hatur nuhun, Bapak Bupati, jalan di Cikeleng tos sae. Hatur nuhun pisan,” kata warga lainnya.
Dimulainya rekonstruksi Jalan Japara–Cikeleng hingga Koreak menjadi angin segar bagi masyarakat. Setelah bertahun-tahun menghadapi jalan rusak yang mengganggu aktivitas sehari-hari, warga kini berharap pembangunan dapat berjalan lancar hingga tuntas dan menghasilkan jalan yang kuat, aman, serta bertahan dalam jangka panjang.***












Tinggalkan Balasan