
KUNINGAN, (VOX) – Malam takbiran Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kuningan berlangsung meriah dan penuh khidmat di halaman Masjid Syiarul Islam, Jumat malam. Ribuan warga memadati lokasi untuk mengikuti takbir bersama yang dipadukan dengan Festival Bedug yang diselenggarakan Bagian Kesejahteraan Rakyat.
Tabuhan bedug yang bersahutan berpadu dengan lantunan takbir menciptakan suasana religius sekaligus hangat. Warga dari berbagai kalangan tampak larut dalam kebersamaan menyambut hari kemenangan setelah sebulan menjalankan ibadah Ramadan.
Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si hadir langsung bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, SH, M.Kn. Keduanya tampak berbaur dengan masyarakat, menyapa warga, dan mengikuti rangkaian kegiatan. Hadir pula Kapolres Kuningan, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta tokoh agama seperti Ketua MUI dan Ketua DMI.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menekankan bahwa malam takbiran bukan hanya seremoni tahunan, tetapi memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Islam.
“Malam ini bukan sekadar pergantian waktu, tetapi juga menjadi momentum pergantian jiwa. Kita berada di penghujung Ramadan dengan hati yang penuh harap dan haru,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Ramadan telah menjadi sarana pembelajaran untuk mengendalikan diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Semoga kita semua dipertemukan kembali dengan Ramadan tahun depan dalam keadaan sehat walafiat,” katanya.
Menurutnya, Festival Bedug yang digelar tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai upaya melestarikan tradisi serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Bupati Dian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun Kabupaten Kuningan dengan semangat kebersamaan dan keseimbangan antara usaha dan doa.
“Semoga Allah SWT memudahkan setiap langkah kita dan meridhoi ikhtiar kita dalam mewujudkan Kuningan yang melesat,” ungkapnya.
Ia turut menyampaikan pesan khusus kepada para perantau yang kembali ke kampung halaman.
“Wilujeng sumping, selamat datang kembali di kampung halaman tercinta. Sejauh apa pun langkah pergi, hati selalu tahu arah pulang. Dan bagi kita, pulang itu adalah Kuningan,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati Dian menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh masyarakat.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mari saling memaafkan, saling menguatkan, dan saling mendoakan,” katanya.
Sejumlah warga yang hadir mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran langsung pimpinan daerah membuat suasana semakin hangat dan penuh makna.
“Kami senang bisa ikut takbiran bersama, apalagi langsung dengan pimpinan daerah. Suasananya ramai dan terasa kebersamaannya,” ujar Adi, warga Kelurahan Cijoho yang datang bersama keluarganya.
Malam takbiran di Kuningan tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga ruang pertemuan antara masyarakat dan pemimpinnya, tempat kebersamaan dirayakan, dan harapan baru dititipkan untuk masa depan daerah yang lebih baik.***









Tinggalkan Balasan