
KUNINGAN(VOX) – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali melakukan kunjungan ke Desa Padabeunghar Kecamatan Pasawahan Kabupaten Kuningan pada Minggu 18 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, Dedi Mulyadi tidak hanya melakukan inspeksi mendadak ke lokasi galian C, tetapi juga mengawal langsung pelaksanaan penanaman pohon sebagai tindak lanjut atas komitmen yang sebelumnya ia sampaikan kepada masyarakat.
Dalam agenda tersebut, Gubernur memastikan proses penanaman berjalan nyata di lapangan sebagai bagian dari pemulihan lingkungan akibat aktivitas tambang dan dugaan pembalakan liar di sekitar kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk intervensi langsung pemerintah provinsi dalam mencegah kerusakan alam yang berpotensi memicu bencana ekologis.
Menariknya, dalam kebijakan yang diambil pada kunjungan kali ini, para pekerja tambang di lokasi galian C dialihkan perannya menjadi pekerja penanam dan perawat tanaman. Mereka tidak diberhentikan, melainkan diarahkan untuk terlibat dalam program pemulihan lingkungan dengan skema pengupahan sebesar Rp1,5 juta per bulan. Kebijakan ini dinilai sebagai solusi transisi yang mengedepankan keberlanjutan lingkungan tanpa mengabaikan aspek sosial dan ekonomi masyarakat setempat.
“Lingkungan harus pulih, tapi masyarakat juga harus tetap hidup. Karena itu pekerja tambang kita alihkan menjadi pekerja penanam, digaji, dan diawasi langsung agar alam kembali berfungsi,” ujar Dedi Mulyadi di hadapan warga dan perangkat desa.
Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, perwakilan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Barat, Kepala Desa Padabeunghar Rukhiyat, serta pemilik galian C setempat. Gubernur menegaskan bahwa pengawasan terhadap lokasi ini akan terus dilakukan dan pemerintah tidak akan mentolerir aktivitas yang berpotensi merusak kawasan lindung maupun wilayah resapan air.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan peninjauan dan penanaman selesai, Gubernur Jawa Barat beserta rombongan meninggalkan wilayah Kuningan sekitar pukul 12.00 WIB menuju Bandung melalui jalur Pasawahan, Padamatang, Mandala, dan Cikahalang ke arah Kabupaten Majalengka. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif.***











Tinggalkan Balasan