
KUNINGAN, (VOX) – Sejumlah penerima manfaat program Makan Bergizi (MBG) B3 di Kelurahan Purwawinangun mengeluhkan kondisi roti yang mereka terima pada Senin (17/10). Roti yang berasal dari salah satu departemen store itu dilaporkan memiliki bercak putih yang diduga jamur, serta tekstur yang terasa keras saat dibuka.
Keluhan tersebut muncul dari beberapa warga yang menyatakan khawatir terhadap kualitas pangan yang dibagikan. Mereka menyebut bercak putih pada permukaan roti terlihat mencurigakan dan tidak lazim.
Namun, dugaan tersebut dibantah oleh Firman, Kepala SPPG Purwawinangun. Ia menegaskan bahwa bercak putih yang dianggap sebagai jamur itu sebenarnya adalah tepung yang menempel pada roti, bukan tanda kadaluarsa.
“tepung itu mah pak, saya sudah makan dan aman,” ujar Firman saat dikonfirmasi Vox. Ia bahkan memberikan perbandingan visual antara roti berjamur dan roti yang bertepung untuk menunjukkan perbedaannya, guna memastikan penerima manfaat tidak salah memahami kondisi produk.

Firman juga menambahkan bahwa pihaknya selalu melakukan pengecekan sebelum distribusi, namun tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk melapor jika menemukan produk yang dianggap tidak layak konsumsi.

SPPG berharap komunikasi tetap terbuka agar penyaluran MBG B3 berjalan lancar dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.***











Tinggalkan Balasan