
VOXPOPULI.CO.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) dilaporkan bersiap melakukan pergerakan menggunakan helikopter dari Pangkalan Udara TNI AU Raden Suryadi Suryadarma, Subang, Jawa Barat, Jumat (23/10/2026) pagi, di tengah upaya besar-besaran penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kaki Gunung Ciremai, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Pergerakan tersebut menjadi perhatian setelah beredar informasi dan dokumentasi yang memperlihatkan Gubernur Jawa Barat telah menaiki helikopter di pangkalan udara tersebut.
Berdasarkan laporan penerbangan yang diterima redaksi VOXPOPULI.CO.ID, helikopter HT-7201 dengan menjalankan misi dukungan penanganan karhutla di wilayah Jawa Barat.
“Selamat Pagi, ijin melaporkan Helikopter HT-7201, Misi: Duk Karhutla Wilayah Jabar, Rute: Ats-(Sdm)-Ski/Kerta/Stby-Sas-Ski/Kerta/R, Landing Apron Baseops Presentime aman dan lancar. Dmmp pukul 08.10 menuju Pangkalan TNI AU S Sukani Majalengka,” demikian bunyi laporan yang diterima redaksi.
Dalam laporan tersebut, helikopter dijadwalkan bergerak pada pukul 08.10 WIB menuju Pangkalan TNI AU S. Sukani, Majalengka, yang berada di wilayah sekitar Gunung Ciremai.

Meski dokumentasi menunjukkan Dedi Mulyadi telah menaiki helikopter dan terdapat laporan penerbangan untuk misi dukungan karhutla, belum diperoleh konfirmasi resmi apakah Gubernur berada dalam helikopter HT-7201 tersebut serta apakah penerbangan akan dilanjutkan langsung menuju kawasan kebakaran Ciremai.
Pergerakan helikopter ini berlangsung setelah sebelumnya KDM turun langsung meninjau lokasi kebakaran di kaki Gunung Ciremai, Kecamatan Pasawahan.
Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi meminta keterlibatan masyarakat untuk membantu petugas memadamkan kebakaran yang terus menjadi perhatian akibat sulitnya akses air dan kencangnya angin di kawasan terdampak.
KDM juga menyampaikan rencana pengalokasian anggaran sebesar Rp250 ribu per orang per hari bagi masyarakat yang ikut membantu penanganan kebakaran.
Sementara itu, pada Jumat pagi, sebanyak 730 personel dan relawan dari berbagai unsur dikumpulkan dalam apel akbar penanganan karhutla yang digelar di Alun-alun Desa Pasawahan, Kabupaten Kuningan.
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, sebagai langkah konsolidasi sebelum ratusan personel diterjunkan menuju sejumlah titik api.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, membenarkan pelaksanaan apel akbar yang melibatkan petugas gabungan dan relawan tersebut.
“Hari ini apel akbar kang, lebih dari 500 petugas dan relawan akan terjun ke titik api, dan akan di-briefing dulu sebelumnya oleh Pak Sekda Jabar,” ujar Indra Bayu kepada VOXPOPULI.CO.ID, Jumat (23/10/2026).
Jumlah peserta apel yang dilaporkan mencapai 730 orang, sementara Indra Bayu menyebut relawan dipersiapkan untuk bergerak menuju titik api setelah menerima pengarahan.
Pengerahan personel dalam jumlah besar ini dilakukan di tengah tantangan pemadaman kebakaran yang belum sepenuhnya teratasi, terutama akibat keterbatasan sumber air, medan yang sulit dijangkau, serta kondisi angin yang berpotensi mempercepat penyebaran api.
Kehadiran Sekda Jawa Barat di Pasawahan dan pergerakan helikopter dengan misi dukungan karhutla pada hari yang sama menunjukkan adanya peningkatan koordinasi penanganan kebakaran di tingkat provinsi.
Kini perhatian tertuju pada perkembangan pergerakan Gubernur Jawa Barat serta hasil pengerahan ratusan personel gabungan untuk mengendalikan kebakaran di kawasan kaki Gunung Ciremai.***












Tinggalkan Balasan